KONFIGURASI CISCO PAKET TRACER




 
NAMA : Mambaul Qhilmi
KELAS : XI TKJ 4
NO.ABSEN : 21





A.TUJUAN
·       Menggunakan software paket tracer untuk simulasi jaringan
·       Mengenali perangkat lunak jaringan
·       Mengkonfigurasi router static


B. DASAR TEORI
Cisco Packet Tracer adalah sebuah software simulasi jaringan. Sebelum melakukan konfigurasi jaringan yang sesungguhnya terlebih dahulu dilakukan simulasi menggunakan software ini.Simulasi ini sangat bermanfaat jika membuat sebuah jaringan yang kompleks namun hanya memiliki komponen fisik yang terbatas.
Packet Tracer menyediakan peralatan fisik jaringan yang memungkinkan siswa untuk merancang/membuat jaringan dengan perangkat yang jumlahnya tak terbatas. Lebih menekankan praktik, penemuan, dan pemecahan masalah.

C. ALAT DAN BAHAN
·       Software Cisco Paket Tracer
·       PC


D.LANGKAH-LANGKAH KERJA
Disini saya akan membuat konfigurasi cisco packet tracer dengan menggunakan 3 router, berikut langkah-langkahnya:
Ø Disini saya sudah membuat cisco packet tracer seperti gambar berikut ini



1.    Saya akan mengatur router pertama terlebih dahulu. Klik router pertama, pilih config lalu pilih serial 2/0. Klik On dan masukkan IP seperti berikut

Gambar 1.1




Atur router port FastEthernet0/0. Klik On dan masukkan IP sebagai berikut

Gambar 1.2
Disini saya menggunakan 2 PC/computer untuk setiap router.Klik PC0 pilih desktop lalu pilih IP Konfiguration.Masukkan IPnya sebagai berikut

Gambar 1.3

Atur router port FastEthernet1/0. Klik On dan masukkan IP sebagai berikut

Gambar 2.1
Klik PC3 pilih desktop lalu pilih IP Konfiguration.Masukkan IPnya sebagai berikut

Gambar 2.2
1.    Saya akan mengatur router kedua terlebih dahulu.pilih config lalu pilih serial 2/0. Klik On dan masukkan IP seperti berikut


Gambar 2.3

1.    Atur juga router kedua terlebih dahulu.pilih config lalu pilih serial 3/0. Klik On dan masukkan IP seperti berikut
 
Gambar 2.4

Atur router port FastEthernet0/0. Klik On dan masukkan IP sebagai berikut


Gambar 3.1
Atur router port FastEthernet1/0. Klik On dan masukkan IP sebagai berikut

Gambar 3.2




Disini saya menggunakan 2 PC/computer untuk setiap router.Klik PC1 pilih desktop lalu pilih IP Konfiguration.Masukkan IPnya sebagai berikut
 

Gambar 3.4
Atur juga PC/computer pada router 2. Pilih PC4, klik pada desktop lalu masukkan IP configuration seperti dibawah ini


Gambar 3.5

Pengaturan pada router 3.
Klik pada router 3, pilih konfig, lalu pilih port serial3/0.Klik On dan masukkan IP seperti berikut

Gambar 4.1
Pilih port FastEthernet0/0. Klik On  dan masukkan IP seperti berikut

Gambar 4.2


Pilih port FastEthernet1/0. Klik On  dan masukkan IP seperti berikut

Gambar 4.3
atur PC/computer pada router 3. klik PC2, pilih desktop lalu masukkan IP configuration seperti berikut

Gambar 4.4


atur PC/computer pada router 3. klik PC5, pilih desktop lalu masukkan IP configuration seperti berikut

Gambar 5.1
Setelah semua router dan PC/computer sudah diatur semua IPnya lalu selanjutnya kita akan men-static satu persatu setiap router agar semua jaringan yang ada pada semua router biar terhubung.
Berikut saya akan menuliskan Network, Mask, dan Next hop pada setiap router. Caranya adalah klik pada router lalu pilih static.Disaat network, mask, dan next hop sudah ditulis lalu klik add. Seperti ini contohnya

Gambar 5.2

Static pada router 1.
NETWORK
SM
NEXT HOP
192.168.21.64
255.255.255.224
192.168.21.194
192.168.21.96
255.255.255.224
192.168.21.194
192.168.21.128
255.255.255.224
192.168.21.194
192.168.21.160
255.255.255.224
192.168.21.194








Static pada router 2
NETWORK
SM
NEXT HOP
192.168.21.32
255.255.255.224
192.168.21.193
192.168.21.0
255.255.255.224
192.168.21.193
192.168.21.128
255.255.255.224
192.168.21.226
192.168.21.160
255.255.255.224
192.168.21.226


Static pada router 3
NETWORK
SM
NEXT HOP
192.168.21.32
255.255.255.224
192.168.21.225
192.168.21.0
255.255.255.224
192.168.21.225
192.168.21.64
255.255.255.224
192.168.21.225
192.168.21.96
255.255.255.224
192.168.21.225

Setelah semua router berhasil di static dengan Network, Subnet Mask, dan next Hop tersebut, baru semua jaringan yang terhubung dengan router bias terhubung semua .
Berikut tanda jika pengiriman pesan dari router ke PC atau dari PC ke PC telah berhasil





E.KESIMPULAN
Dari percobaan diatas saya dapat menyimpulkan bahwa belajar cicso packet tracer mudah jika kita dapat memahaminya, dan akan terasa sangat sulit apabila kita belum begitu paham. Terutama pada bagian saat men-static router, kita harus bias membedakan diantara Network, Subnet Mask, dan Next Hop.
Tentunya kita juga harus sangat memahami dan teliti terhadap IP yang dimasukkan agar tidak terjadi kesalahan dan semua jaringan pada router bias terhubung.

Komentar